3 Agustus 2009

Gadis darah biru

Terdengar ke seluruh pelosok, di desa Jayanusa ada seorang gadis cantik, terpelajar, sopan dan keturunan darah biru yang bernama Cantini. Banyak sekali pria yang ingin mendekatinya, tapi pada akhirnya mundur karena merasa dirinya tidak pantas.

Kabar burung ini terdengar oleh seorang pemuda yang bernama Bosuha. Seorang yang "pandai" menggunakan kesempatan untuk keuntungan pribadinya saja. Saat ini, yang terlewat dalam benaknya adalah menikahi wanita bangsawan yang cantik dan kaya, yang menjadikan pamor dirinya meningkat dan kekayaan semakin berlimpah.

Bosuha memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki tentang Cantini, si gadis darah biru. Seminggu kemudian anak buahnya kembali dan membawa informasi. Dalam mencari pasangan hidup, bila seorang gadis bergolongan darah O maka pantangan jika pasangannya bergolongan darah AB. Keluarga darah biru menerapkan sistim keluarga berencana (2 anak). Untuk rumah tinggal umumnya menghadap Utara atau Timur, di arah Barat Daya atau Tenggara terdapat sungai, dan bagian Barat atau Selatan terdapat gunung. Setiap keluarga memiliki benda petuah seperti senjata pusaka atau batu akik yang diambil dari bumi tanah kelahirannya. Memiliki binatang piaraan dan kendaraan sebagai status simbol sosial masyarakat. Dan yang terpenting adalah pendidikan.

Bosuha yang mendengar penjelasan anak buahnya, sangatlah senang. Hal yang tidak dapat dibeli dengan uang mampu ia dipenuhi. Sedangkan kekurangannya seperti pendidikan dapat dibeli dengan uang (contoh membeli ijazah).

Mempersiapkan diri dan membuat janji dengan Cantani. Di saat yang bersamaan Rajamosa yang merupakan ayah angkat Cantani sedang berkunjung. Terjadi percakapan yang menarik antara Bosuha, Cantini dan Rajamosa. Tanpa disadari Rajamosa bertanya kepada Bosuha akan apa yang diketahui tentang darah biru. Bosuha menjawab seperti yang informasi yang diberikan anak buahnya. Dilanjutkan, bahwa darah biru adalah darah bangsawan dan memiliki warna darah sedikit kebiruan.

Rajamosa dan Cantani tersenyum. Rajamosa kemudian menjelaskan apa yang dimaksud dengan darah biru. Darah biru bukanlah darah bangsawan melainkan warna di salah satu bagian tubuh sebagai tanda bawa lahir dan hanya tampak pada saat kelahiran. Darah biru juga sebagai tanda genetik untuk orang yang bijaksana, cinta kasih, sopan, teguh dan terpelajar. Kepercayaan pada keyakinan dan ritual sebagai norma etik kultur. Darah biru bukan manusia berkedok "orang suci", "intelektual" yang melakukan berbagai hal untuk dipertunjukan sebagai bagian untuk meningkatkan popularitasnya.

Pendidikan yang dimaksud tidak hanya sekedar seberapa tinggi jenjang pendidikan yang telah dijalani seperti yang anda lakukan (sebetulnya menyindir Bosuha secara halus yang menggunakan ijazah palsu). Pendidikan bermula dari akar budaya yaitu moral etika yang kuat, benih spiritual lahir batin yang tinggi. Hal pasti yang merupakan buah dari pendidikan yaitu bersih, jujur, mulia, berani, dan memiliki jiwa kesederhanaan.

Ingat akan legenda asal usul darah biru, Rajamosa bercerita kepada anak angkatnya dan Bosuha. Dahulu ketika zaman purba, terdapat sebuah kerajaan yang sangat besar dan dipimpin oleh Ratu Maha Himathecus. Akan tertapi terjadi suatu bencana alam yang maha dahsyat yaitu gempa yang berasal dari gunung berapi. Kejadian tersebut menyebabkan keturunannya pergi merantau. Keturunannya adalah Hawa Meruyen (darah putih) merantau ke arah barat, Niwa Meruyen (darah kuning) ke arah timur dan Siwa Meruyen (darah hitam) ke arah selatan.

Keturunan Niwa Meruyen yang dipimpin oleh Ratu Yamagara adalah moyang dari darah biru. Sekali lagi bencana maha dahsyat terjadi yaitu tsunami. Keturunannya terpecah lagi yatitu Mondro Malanesis (darah merah) ke arah timur laut, Sindro Malanesis (darah biru) yang sekarang berada di daerah kepulauan dan Ausdro Malenensis (darah coklat) ke arah tenggara.

Jadi apakah mungkin darah manusia itu berbeda-beda warnanya? Semuanya berasal dari satu nenek moyang. Jadi jika ingin mengetahui anda keturunan darah warna apa, silahkan coba tanyakan kepada bunda anda.

O yah, apa tujuan Bosuha datang kemari? Bosuha menjawab: tidak, saya hanya ingin mengenal sosok seorang gadis yang menjadi perbincangan seluruh pelosok karena kecantikan, pendidikan, kesopan dan keturunan darah birunya.

Maafkan jika ada kesamaan tempat dan nama. Hal diatas hanyalah sebuah cerita fiksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hey Visitor Where Do You Come From ?


Apa Yang Ingin Anda Cari ???

Gtalk (Google Talk )